Field of Competence


News



FREKUENSI KRITIS LAPISAN F2 DI ATAS KUPANG: PERBANDINGAN DATA DENGAN MODEL THE INTERNATIONAL REFERENCE IONOSPHERE (IRI)
02 Jul 2015 • Read : 1520 x ,

Sri Suhartini, Irvan Fajar Syidik, Annis Mardiani, Dadang Nurmali


Untuk melengkapi indeks T lokal di wilayah Indonesia, diperlukan indeks T dari wilayah Indonesia tengah bagian selatan. Pengamatan ionosfer di Kupang menggunakan ionosonda CADI baru dimulai awal tahun 2013. Untuk menurunkan indeks T di Kupang diperlukan data tambahan, oleh karena itu data foF2 Kupang akan diasimilasikan dengan hasil model ionosfer. Analisis dilakukan pada median bulanan foF2 bulan Februari sampai Oktober 2013 baik hasil pengamatan maupun hasil model IRI tahun 2012. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan standar waktu UT+8 untuk Kupang tidak cocok. Pada 9 bulan data yang dianalisis foF2 IRI naik lebih awal pada pukul 5:00 pagi waktu Kupang dibandingkan foF2 data. Dengan merubah standar waktu menjadi UT+9 diperoleh pola variasi harian foF2 data dan model IRI yang lebih sesuai. Median bulanan foF2 hasil pengamatan dan hasil perhitungan IRI menunjukkan selisih sebesar -50% ~ 25%. Analisis terhadap foF2 harian pada 17 hari geomagnet tenang menunjukkan simpangan foF2 hasil pengamatan terhadap hasil IRI harian jauh lebih besar (-75% ~ 50%), dibandingkan median bulanannya. Ini berarti bahwa kesalahan perhitungan model IRI lebih besar apabila digunakan untuk data harian. Secara umum baik median foF2 maupun foF2 harian hasil pengamatan lebih kecil dibandingkan hasil perhitungan IRI.

Kata Kunci: foF2, Asimilasi data, Model IRI, Median bulanan, Data harian








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL